KADER ITU GELOMBANG BUKAN BUIH :renungan hari ketiga Ramadhan

Kader Hidayatullah itu dilatih untuk mengatasi masalah, bukan masalah yang mengatasi dirinya, mengendalikan bukan dikendalikan oleh masalah. Bagaimana metodenya? secara paripurna sudah tertuang di dalam al Qur’an khususnya pada konsep Sistematika Wahyu.

Kader bukan buih di lautan yang jumlahnya banyak tetapi mudah lesap ditelang embusan angin tetapi gelombang yang menggerakkan dan menginspirasi, gelombang yang mengantar sebuah kapal ke tujuan, misalnya dari Batam ke Tanjung Pinang, gelombang perubahan dari peradaban yang gelap menuju peradaban yang cemerlang (kehidupan yang qurani).

Energinya diserap dari elaborasi metodologi berislam berdasarkan biografi hidup Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam dan urut-urutan turunnya wahyu. Puncak elaborasi itu pada momentum Ramadhan yang mulia ini, sebagai upaya memadukan energi langit dan bumi.

Jika ilmuwan pionir Aerodinamis, Theodore von Karman dari Hungaria mengatakan bahwa luar angkasa atau langit berjarak sekitar 100 kilometer dari bumi. Maka kader Hidayatullah secara substansial meyakini jarak langit dan bumi itu sangat dekat.

‎وَنَحْنُ أَقْرَبُ إِلَيْهِ مِنْ حَبْلِ الْوَرِيدِ

“Dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya” (QS Qaaf: 16)

Ibnul Qayyim rahimahullah menjelaskan bahwa guru beliau yaitu syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah berpendapat;

“Ayat ini terdapat dua pendapat:
Pertama: Allah dekat ilmunya, oleh karena itu Allah menggandengkan ilmu (mengetahui) dengan apa yang dibisiki hati manusia
Kedua: Yang dimaksud dekat adalah malaikat Allah yang bershalawat pada hatinya sehingga lebih dekat dari urat lehernya. Inilah pendapat yang dipilih oleh guru kami” (Madarijus Salikin 2/290).

Jika para malaikat saja sebegitu dekatnya, maka Allah Ta’ala tentu lebih dekat lagi, meski kata dekat tidak selalu menunjukkan letak atau posisi, karena As sami’ dan al Bashir merupakan sifat Allah Ta’ala dalam Asmaul Husna dan juga disebutkan di dalam al Qur’an di di antaranya pada QS. Thaha ayat 46 dan QS Al-Hujurat ayat 18.

Konsep di atas akan bergerak di atas ruas-ruas jalan dialektika (tesis, antitesis dan sintesis) yang panjang dan berliku seperti jalan berkelok antara Medan-Sibolga. Dalam mengemban amanah, para kader akan mengalami proses dialektika yang akan mengantarkannya pada sintesis atau kesimpulan bahwa Allah Ta’ala ternyata sangat dekat.

Ustadz Abdullah Said rahimahullahu ta’ala menggambarkan sintesis itu dengan istilah ‘pengalaman ruhani’ yaitu keajaiban-keajaiban pertolongan Allah Ta’ala yang kerap menghinggapi para kader ketika menjalankan tugas di daerah (ayaturrahman fii at tarbiyah wa-dakwah).

Jalinan-jalinan empirik yang menghadirkan kebahagiaan dan kenikmatan bagi kader maupun lingkungan di sekitarnya sekaligus keyakinan bahwa Al Islamu ya’lu wa laa yu’la alaih”. (Islam akan selalu unggul dan tidak ada yang lebih unggul dari Islam).

Ketika kaum muslimin di Syam menghadapi pasukan Tartar, Ibnu Taimiyah berpesan kepada penjaga benteng Damaskus, “Seandainya hanya tersisa satu batu, maka usahakan sekuat tenaga tidak menyerahkan kepada musuh!”. Para kader hari ini berperan sebagai penjaga benteng-benteng Islam melalui tarbiyah dan dakwah di berbagai medan; ilmu pengetahuan, politik, ekonomi, sosial, budaya dan lainnya.

Dalam menjalankan amanah para kader kerap harus berhadapan dengan tantangan dan ujian, mulai yang mengancam kantong sampai yang mengancam jiwanya. Namun, langkah tidak surut, sebagaimana ketika 3000 pasukan kaum muslimin dikepung 10.000 pasukan sekutu di perang Khandaq, mereka berseru dengan kalimat-kalimat yang menggetarkan musuh seperti dikisahkan di dalam al Qur’an;

“Dan ketika orang-orang mukmin melihat golongan-golongan (yang bersekutu) itu, mereka berkata, Inilah yang dijanjikan Allah dan Rasul-Nya kepada kita. Dan benarlah Allah dan Rasul-Nya. Dan yang demikian itu menambah keimanan dan keislaman mereka.” (QS. Al-Ahzab 33: Ayat 22). Wallahu a’lam bisshawab. (Mujahid M Salbu, pengurus DPW Hidayatullah Kepri)

Bagikan :

Artikel Lainnya

RAKERWIL DPW KEPRI: SUSUN PROGRA...
  Mengawali 2024, DPW Hidayatullah Kepulauan Riau menggel...
JARINGAN SEKOLAH INTEGRAL HIDAYA...
Hidayatullahkepri.com. Batam – Gairah kepedulian terhada...
HIDAYATULLAH BINTAN GELAR SILATU...
hidayatullahkepri.com.Bintan. Pondok pesantren Hidayatullah ka...
HIDAYATULLAH LINGGA TERIMA HIBAH...
Lingga (hidayatullahkepri.com) Hidayatullah kembali mendapat k...
DPW kepri silaturahmi dengan MUI...
TANJUNG PINANG (Hidayatullahkepri.com) — Dewan Pengurus Wilaya...
BMH KEPRI RESMIKAN SUMUR BOR DAN...
Batam (Hidayatullahkepri.com). Setelah melalui penantian yang ...

Hubungi kami di : 0813 3009 8912 – 0813 9207 6368

Kirim email ke kamidpw_kepri@hidayatullah.or.id